Tutorial Membuat Home Web Server Pakai Speedy

Sumber: Bocah Weblog


Jika kamu ingin membuat web server ini diakses umum dan banyak pengunjung ada beberapa masalah yang akan kamu hadapi terutama dari kecepatan akses webnya. Karena kecepatan upstream internet di Indonesia rata-rata sangat minim dan begitu juga kalau kamu menggunakan koneksi internet speedy.

Note : Sebelum kamu membuat home web server ini kamu harus pastikan dahulu bahwa kamu sudah mengupdate security updates kamu dengan updatean yang terakhir.

Apa saja yang kamu butuhkan jika ingin membuat Web Server..??
Seperangkat Komputer (Dalam tutorial ini cukup dengan menggunakan Windows XP)
Koneksi ADSL, Cable yang unlimited, kenapa gw minta yang unlimited..?? Karena biar webserver ini bisa hidup selama 24 jam. Soalnya jika tidak unlimited nanti bisa-bisa tagihan internetnya bisa jebol dan jika ini terjadi diluar tanggung jawab gw ya huekeke..

Jika kamu sudah punya keduanya. Langkah berikut yang harus kamu punya yaitu disable dan stop firewall komputer kamu. Termasuk windows firewall, skype serta yang lainnya. Karena kalau tidak hal ini kadang bisa membuat Home Webserver kamu tidak berjalan ketika kamu menjalankan proses instalasinya. Dan program ini bisa kamu jalankan kembali ketika kamu sudah selesai proses instalasinya.

Selanjutnya download program Appserv, walaupun masih ada beberapa program lain yang bisa, tapi disini kita coba cara yang lebih mudah saja ya. Setelah selesai download langsung kamu install dan gunakan setingan default.



Lalu buat langkah berikut masukan password kamu, hal ini berfungsi nanti ketika kamu akan membuka halaman phpmyadmin untuk home web server kamu :

Setelah selesai silahkan kamu buka web browser kamu dan ketik halaman :

http://localhost/

Jika sudah tampil seperti gambar diatas, Selamat berarti anda sudah lolos untuk tahap pertama instalasi home web server, jika kamu terhubung dalam satu jaringan dan ada komputer lain didalam satu jaringan kamu silahkan uji dari komputer lain dengan memasukan ip komputer yang sudah kamu install appserv.

Ex : http://192.168.1.10

Jika kamu sudah bisa mengakses halaman web tersebut dari komputer lain dan melihat halaman yang sama berarti berarti kamu sudah siap untuk tahap berikutnya. Yaitu cara biar web server yang kamu bikin tadi bisa di akses dari komputer lain diluar jaringan networking kamu.

Sudah OK..?? sekarang kita lanjut ketahap setingan berikutnya yaitu merubah share document kamu ke folder yang kamu inginkan.

Anggap saja kamu mau mengganti share document kamu ke folder music kamu. Dan semua file music kamu di letakan di c:\BoCaH\music Gunakan text editor Notepad untuk mengedit file configuration yang ada di C:\AppServ\Apache2.2\conf\httpd.conf setelah kamu membuka file configuration ini kemungkinan kamu pasti akan bingung karena begitu panjangnya text didalamnya. Tetapi tidak usah bingung kamu bisa memanfaatkan find yang ada di program notepad tinggal pencet ctrl F lalu kamu tinggal cari kata-kata :

DocumentRoot “C:/AppServ/www”

Lalu ganti menjadi DocumentRoot “C:/BoCaH/music”

Setelah itu rubah directorynya Directory “C:/AppServ/www” menjadi Directory “C:/BoCaH/music”

Jika sudah silahkan save file conf nya. Dan restart apache server kamu.

Start >> Program >> Appserv >> Control Server By Service >> Apache Restart

Lalu coba test kembali di web browser kamu http://localhost dan kamu akan melihat perbubahannya.

Selamat sekarang kamu sudah mempunyai web server sendiri. Jika komputer dan jaringan internet kamu tidak terhalang firewall maka kamu sudah bisa mengakses web server kamu dari komputer lain dan jaringan lain. Kamu bisa memasukan ip koneksi kamu di web browser. Jika kamu tidak tahu berapa ip koneksi internet speedy kamu, kamu bisa melihatnya di What Is My Ip.

Selamat mencoba...




Windows 7 Lebih Murah dari Vista


Microsoft kembali memberikan kabar baik, setelah mengabarkan akan memasarkan Windows 7 pada Oktober mendatang. Microsoft kembali membuat sumringah konsumennya dengan memberi harga lebih murah untuk Windows 7 dibandingkan harga Windows Vista yang dipasarkan sebelumnya.

Microsoft akan membandrol Windows 7 Home Premium versi upgrade, yang diminati kalangan non-bisnis, dengan harga 49,99 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 500 ribu, hingga tangga 11 Juli 2009. Setelah tanggal tersebut, untuk pre-order, harga akan naik menjadi 119,99 dolar AS atau sekitar Rp 1,2 juta. Harga Windows 7 ini 8 persen lebih murah dari Vista untuk versi yang sama, yang dibandrol 159,99 dolar AS atau sekitar Rp 1,6 juta.


Adapun untuk Professional Windows 7 versi upgrade akan dihargai 99,99 dolar AS atau sekitar Rp 1 juta hingga 11 Juli. Setelah itu akan naik menjadi 199,99 dolar AS atau Rp 2 juta. Ini berarti sama dengan harga Vista untuk versi yang sama.

Selain memberikan harga lebih murah untuk versi upgrade, full version Windows 7 juga akan mendapat harga yang lebih murah dibanding Vista. Microsoft akan menjual Windows 7 Home Premium full version seharga 199,99 dolar AS atau sekitar Rp 2 juta, 17 persen lebih murah dibanding Vista. Sedangkan Windows 7 untuk edisi Professional dan Ultimate akan dibandrol masing-masing 299,99 dolar AS dan 319,99 dolar AS. Harga ini sama dengan harga Vista.

Kabar gembira lain, Windows juga akan tersedia dalam bahasa yang lebih lengkap. Rencananya Windows 7 akan tersedia dalam 14 bahasa pada 22 Oktober, dan 21 bahasa pada 31 Oktober mendatang. Jika kabar gembira ini diikuti dengan performance Windows 7 yang yahud, sepertinya konsumen tidak perlu ragu-ragu merogoh dompetnya.

Google Akan Luncurkan OS Gratis

Sumber : www.liputan6.com


Google kembali memberikan kejutan. Dan Anda bisa jadi salah satu yang diuntungkan. Google berencana meluncurkan sistem operasi (OS) komputer baru gratis bernama Google Chrome. Secara khusus, OS ini ditargetkan untuk netbook. Netbook adalah komputer jinjing (laptop) murah yang dirancang untuk berselancar internet dan aplikasi berbasis web lainnya. Google Chrome akan terinstal pada netbook mulai paruh kedua tahun depan. Berita peluncuran OS baru ini muncul setelah para eksekutif dan perusahaan teknologi dan media terbesar di dunia berkumpul di Sun Valley, Idaho, Amerika Serikat, Rabu (8/7) waktu setempat.

Rencana ini tentu menjadi serangan bagi raksasa piranti lunak Microsoft Corp. Rob Enderle, analis teknologi dari Enderle Group, mengatakan memang sudah kultur Google mengejar dan menyalib Microsoft. "Ini bisa sangat mengganggu. Jika mereka mampu melakukannya, maka Microsoft menjadi lebih mudah diserang oleh cara seperti itu, dan mereka mengetahui ini," ujar Enderle.


Sementara konsultan dari Altimeter Group Charlene Li mengatakan, model bisnis Google yang menggratiskan perangkat lunak buatannya menggantungkan keuntungan dari aplikasi atau iklan terkoneksi. Pada akhirnya, model bisnis Google ini menguntungkan konsumen. "Ini jelas menohok Microsoft," ucap Li.

Tapi keberhasilan Google masih bergantung pada strategi menjalin kerja sama dengan produsen komputer (PC). Seperti diketahui, selama ini OS Windows andalan Microsoft terinstal di 90 persen PC seluruh dunia. Google mengatakan dalam salah satu publikasi di blog resmi, mereka sedang bekerja sama dengan sejumlah produsen PC termasuk Hewlett-Packard, Acer, Lenovo dan Asustek. Demikian pula dengan pembuat prosesor Texas Instruments dan Qualcomm untuk merancang dan mengembangkan OS Chrome.

OS Chrome diperkirakan cocok untuk banyak aplikasi populer milik Google seperti Gmail, Google Calendar dan Google Maps. Kelebihan lain adalah OS ini beroperasi lebih cepat sehingga para pengguna bisa mengakses internet hanya dalam beberapa detik. Google Chrome juga lebih sedikit memakan memori ketimbang Microsoft Windows.(ANS/Reuters)


Panduan Installasi Ubuntu 9.04

Ubuntu 9.04 yang diberi nama Jaunty Jackalope secara resmi telah diluncurkan pada 23 April 2009. Berbagai feature baru dan perbaikan bug dari versi sebelumnya menjadikan versi ini lebih menjanjikan. Berikut ini adalah tahapan-tahapan instalasi ubuntu 9.04.

Sebelum melakukan instalasi, Anda harus menyediakan ruang harddisk minimal 4 GB. Kemudan backup data-data penting untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada proses instalasi ini, penulis akan menginstal Ubuntu pada komputer yang sebelumnya telah terinstal sistem operasi Windows XP. Setelah semua proses selesai nantinya akan ada dua sistem operasi (dual OS) yang terinstal.

Untuk sistem operasi Ubuntu penulis membuat satu partisi baru sebesar 4 GB. Untuk membuat partisi baru di dalam sistem operasi Windows XP, bisa menggunakan Parted Magic (www.partedmagic.com) atau applikasi semacamnya.

1.Jika belum memiliki CD Ubuntu 9.04 Anda bisa mendownload di situs resminya yang beralamat http://www.ubuntu.com/products/GetUbuntu/download. Pilih lah mirror server yang lokasinya paling dekat, yakni Indonesia yang disediakan oleh PT Telkom. Setelah mengklik link yang diberikan, Anda akan menjumpai beberapa pilihan file yang bisa didownload. Pilihlah Ubuntu -9.04-desktop-i386.iso jika komputer Anda bermesin i386 atau Ubuntu -9.04-desktop-amd64.iso jika komputer Anda bermesin AMD 64bit.

2.File yang Anda download berekstensi .iso yang artinya bisa langsung Anda Burn ke dalam sebuah CD kosong. Anda bisa menggunakan softwere burning apapun yang Anda sukai.

3.Setelah selesai masukan, CD Ubuntu ke dalam CD/DVD-ROOM Drive dan restart komputer. Pastikan komputer Anda diset booting pertama kali ke CD/DVD-ROOM. Jika belum, atur konfigurasinya pada sistem bios.

4.Jika sudah booting tidak lama akan muncul pilihan penggunaan bahasa seperti yang tampak pada gambar (foto 01). Pilihlah bahasa sesuai dengan yang Anda inginkan. Selama proses installasi bahasa pengantar yang digunakan menggunakan bahasa yang Anda pilih.

5.Kemudian akan muncul menu pilihan penggunaan CD Ubuntu (gambar 02). Pilih menu "Try Ubuntu without any change to you computer". Pilihan ini akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk melihat lebih jauh antarmuka desktop Ubuntu tanpa harus menginstalnya ke dalam komputer.

6.Tunggulah beberapa saat hingga proses loading selesai dilakukan. Setelah itu akan muncul tampilan utama desktop Ubuntu (gambar 03). Pada tahap ini, Anda bisa melihat-lihat antarmuka dan navigasi yang ada pada Ubuntu.

7.Untuk melanjutkan klik icon install yang ada di Desktop. Tampilan yang pertama kali muncul setelah itu adalah pilihan bahasa. Silahkan pilih sesuai dengan keinginan Anda (gambar 04). Setelah itu klik tombol Forward.

8.Selanjutnya adalah pemilihan Region dan City. Saya memilih Asia pada bagian Region dan Jakarta pada bagian City (gambar 05). Kemudian tekan tombol forward.

9.Bagian selanjutnya adalah menu layout Keyboard. Untuk bagian ini bisa langsung dilanjutkan tanpa perlu melakukan konfigurasi apapun. Untuk melanjutkan tekan tombol Forward.

10.Setelah itu akan muncul tampilan persiapan pembuatan partisi. Ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan proses installasi. Pada bagian ini terdapat tiga menu pilihan yaitu:
1.Use the entire disk
2.Use the largest continous free space
3.Specify partitions manually (advenced)

11.Pada bagian awal kita telah menyiapkan sebuah partisi sebesar 4GB yang akan kita gunakan untuk menginstal Ubuntu. Untuk itu kita bisa memilih menu yang ketiga yaitu "Specify partitions manually (advenced)" dan dilanjutkan dengan menekan tombol Forward.

12.Setelah itu akan muncul menu list partisi yang ada pada hardisk kita (gambar 06). Pada bagian ini terlihat partisi untuk Windows XP (drive c) ada pada /dev/sda1 yang bertipe ntfs. Sedangkan bagian /dev/sda5 adalah tempat penyimpanan data dalam Windwos XP (drive d). Oleh karena itu kita tidak perlu merubah konfigurasi apapun pada dua bagian ini. Partisi yang sudah disipapkan untuk Ubuntu ada pada bagian /dev/sda6. Pilih /dev/sda6 dan klik delete partitions.

Hal ini untuk memecah partisi tersebut menjadi dua yaitu system dan swap. Setelah itu /dev/sda6 akan hilang dan yang ada hanya bagian "free Space" (gambar 07). Klik dua kali pada bagian Free Space ini dan lihat pada bagian "New partitions size in megabytes". Dari total space yang tersedia (pada komputer penulis saat ini ada 4137) kita sisakan 1000 mb untuk bagian partisi swap yang nantinya akan kita buat.

Untuk bagian Location for the new partition pilih Beginning. Untuk bagian Use as pilih Ext journaling file system. Dan untuk bagian mount point pilih tanda "/" kemudian tekan OK dan tunggu proses scaning (gambar 08).

13.Ulangi untuk klik dua kali pada bagian free space. Pilih bagian swap area pada bagian Use as dan langsung tekan OK. Tunggu hingga beberapa saat sehingga muncul menu list partisi yang baru. Setelah semacamnya sudah dipastikan benar tekan Forward.

14.Setelah itu akan muncul bagian pengisian nama, password dan nama komputer. Isikan sesuai dengan kebutuhan Anda (gambar 10). Setelah semuanya diisi lanjutkan dengan menekan tombol Forward.

15.Setelah itu akan muncul menu migrasi dokumen dan setting dari sistem operasi Windows XP. Kita bisa melanjutkan bagian ini dengan menekan Forward.

16.Setelah itu akan muncul konfirmasi proses install. Untuk konfirmasi klik tombol Install. Setelah itu proses installasi segera dimulai tunggulah hingga beberapa saat (gambar 11).

17.Kemudian akan muncul pesan meminta sistem untuk direstart. Setelah menekan pilihan "Restart Now" pastikan cd Ubuntu sudah dikeluarkan dari CD/DVD-ROOM Drive (gambar 12).

18.Proses installasi sudah selesai. Kini tiap kali booting akan ada pilihan menu untuk masuk ke dalam sistem operasi Ubuntu atau Windows XP

Mengamankan File dan Folder

Salah satu kelebihan Windows Vist adalah kemampuan untuk mengenkripsi file maupun folder. Dengan dibuatnya suatu enkripsi, maka file atau folder yang Anda miliki tidak akan dapat diakses oleh pengguna lain.

Untuk melakukan enkripsi, lakukan langkah-langkah berikut:
1 Buka Windows Explorer, kemudian bukalah folder yang akan Anda enkripsi.
2 Setelah itu, klik kanan pada folder atau file yang ingin Anda enkripsi, kemudian pilih [Properties].
3 Dari jendela properti folder, klik tombol [Advanced] yang terdapat di tab [General].
4 Beri tanda cek Encrypt content to secure data.
5 Klik [OK] dan kemudian [OK] lagi. Nama file atau folder akan berubah menjadi hijau yang menandakan bahwa file/folder itu sudah terenkripsi.

Apabila Anda mengenkripsi sebuah folder kemudian memasukkan beberapa file ke dalam folder tersebut, secara otomatis file yang ada di dalamnya akan ikut terenkripsi. Namun, jika Anda mengeluarkannya dari folder tersebut, file tadi akan terdekripsi. Hal ini tidak berlaku jika yang Anda enkripsi adalah file. Enkripsi akan tetap berlaku, tidak masalah di manapun Anda menempatkannya.

Untuk mendekripsi file atau folder, ulangi proses di atas, tapi pada langkah ke empat hapus kotak cek Encrypt Content to Secure Data. Pastikan Anda melakukan dekripsi dari akun yang sama dengan akun yang digunakan untuk enkripsi. Sebab, proses dekripsi ini tidak akan berhasil jika dilakukan dari akun lain.

Nggak kalah dengan iklan-iklan operator seluler, ketika memindahkan atau menggandakan file, berlaku segepok syarat dan ketentuan ini:
i. Jika Anda memindahkan atau menggandakan file yang tidak terenkripsi ke dalam folder yang terenkripsi, file tersebut akan menjadi terenkripsi.
ii. Jika Anda memindahkan atau menggandakan sebuah file dari sebuah folder terenkripsi ke dalam sebuah folder yang tidak terenkripsi, maka enkripsi itu akan dipindahkan.
iii. Jika Anda telah mengenkripsi sendiri sebuah file (tidak hanya folder di mana file berada di dalamnya), file tersebut akan tetap terenkripsi tidak peduli di manapun dia dipindahkan atau digandakan.
iv. Jika Anda mencoba untuk memindahkan sebuah file atau folder yang terenkripsi ke dalam sebuah drive non NTFS, maka enkripsi akan dipindahkan.
v. Jika Anda menghapus sebuah file atau folder terenkripsi ke dalam Recycle Bin, dia akan tetap terenkripsi di dalam Recycle Bin.


7 Langkah Bersihkan Virus Sandra Dewi

Jangan khawatir kalau tiba-tiba komputer terinfeksi virus yang mencatut nama Sandra Dewi. Kalaupun antivirus belum sanggup mematikannya, Anda dapat menghentikan serangannya dengan langkah-langkah manual.

Virus Sandra Dewi menyebar melalui USB flash dengan mengaktifkan file bernama Sandra Dewi Bugil.exe. Virus ini tak merusak, tetapi sangat mengganggu karena akan mematikan sejumlah fungsi Windows dan melakukan shut down berulang-ulang.

Berikut 7 langkah manual membersihkan virus Sandra Dewi:

1. Sebaiknya putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
2. Matikan "System Restore" selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista)
3. Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti Process Explorer yang dapat anda download pada alamat berikut http://www.sysinternals.com/utils/index.html

4. Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif: (Gambar 1)

- C:-Documents and Settings-%user%-Start Menu-Programs-Startup-Sandra Dewi Bugil.exe
- C:-WINDOWS- Sandra Dewi Bugil.exe

5. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini.

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom Oyee



[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKCR, batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKCR, comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKCR, exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKCR, piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKCR, lnkfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKCR, scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion, RegisteredOrganization,0, "Organization"

HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion, RegisteredOwner,0, "Owner"

HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1

HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2

[del]

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableRegistryTools

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableMsConfig

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableTaskMgr

HKCU, Software-Policies-Microsoft-Windows-system, DisableCMD

HKCU, Software-Microsoft-Internet Explorer-Main, Window Title

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoFolderOptions

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoFind

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoClose

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoControlPanel

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoRun

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoStartMenuMorePrograms

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoViewContextMenu

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoViewOnDrive

HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, StartMenuLogoff

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik pada menu File pada windows explorer, kemudian pilih install. Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.

6. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
-Icon gambar (JPEG Image)
- Extension exe
- Ukuran 132 KB

Catatan
- Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
- Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe yang mempunyai ukuran 132 KB.
- Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama. (Gambar 2)

7. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik. Anda dapat pula menggunakan tools Norman Malware Cleaner yang dapat anda download pada http://normanasa.vo.llnwd.net/o29/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

Sumber:Vaksincom

slow but sure,,,,