Mencegah Penyebaran Virus Lokal dengan men-Disable Autorun Flash Disk

Salah satu media penyebaran virus lokal yang cukup populer adalah melalui Flash Disk, dengan memenfaatkan fungsi Autorun. Oleh karena itu salah satu pencegahan yang dapat anda lakukan adalah dengan men-disable fungsi autorun tersebut. Berikut dijelaskan beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk men-disable fungsi autorun pada Windows.

Cara Pertama:

Ini adalah cara termudah yang dapat anda lakukan, yang perlu anda lakukan hanyalah menekan tombol [Shift] selama 10 detik saat anda mencolokkan Flash Disk ke port USB di komputer anda.

Cara Kedua:

Cara ini hanya dapat dilakukan pada Windows XP/2000 Profesional Edition, karena akan menggunakan tools yang telah tersedia, yaitu: gpedit.msc. Caranya adalah sebagai berikut (Gambar 1):
> Jalankan gpedit.msc dengan cara klik [start] > [Run…] kemudian ketikkan gpedit.msc
> Pada jendela Group Policy yang terbuka, pilih menu Computer Configuration > Administrative Templates > System > Turn off Autoplay
> Kemudian pilih [Enabled] dan [All drives] pada Turn off Autoplay on:
> Terakhir klik [OK]
 
Catatan: Cara ini sebenarnya men-disable fungsi autorun pada semua drive, baik Flash Disk, Floopy Disk, maupun CD/DVD Rom.

Cara Ketiga:
Cara ketiga adalah dengan menempatkan terlebih dahulu file Autorun.inf di Flash Disk anda sebelum virus melakukannya. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

1. Bukalan teks editor Notepad, lalu ketikkan nama icon dan label yang akan anda gunakan untuk Flash Disk anda, Gambar icon tentu saja harus sudah berada di Flash Disk anda, contohnya adalah sebagai berikut:
[autorun]
icon=wikanpribadi.ico
label=WIKANPRIBADI

2. Kemudian simpan file tersebut dengan nama Autorun.inf jangan lupa pilih All Files pada bagian [Save as type:] dan tentu saja letakkan file tersebut pada Flash Disk anda.  

3. Kemudian klik kanan pada file Autorun.inf tersebut, lalu pilih menu Properties, dan beri tanda centang pada menu [Read-only], [Hidden] dan [Archive] di bagian Attributes: lalu tekan [OK] (Gambar 3)
 Catatan: Jika suatu saat virus akan menempatkan file Autorun.inf di Flash Disk anda, maka akan muncul jendela peringatan bahwa file Autorun.inf akan ditimpah (replace), pilih saja [No]. (Gambar 4)

Gambar 4

Shollu 3.08

Shollu merupakan program yang digunakan sebagai pengingat waktu sholat. Setiap kali waktu sholat datang program ini akan memberi peringatan dengan menampilkan ‘warning’ di komputer anda. Selain itu jika waktu sholat telah datang anda bisa mendengarkan suara adzan.

Versi 3.08 ini merupakan versi terbaru dari program Shollu. Meskipun versi baru, tidak banyak tambahan fasilitasnya, hanya memfokuskan pada perbaikan bug di versi 3.07. Bugs yang cukup mengganggu adalah mengenai Penggunaan CPU. Ketika pengguna berganti user ( switch User ), menggunakan aplikasi Full Screen dan lainnya sering pemakaian CPU menjadi full ( hampir 100% ). Sehingga Komputer kadang hang, atau harus mematikan shollu melalui Task Manager. Ini sepertinya tidak terjadi di versi sebelumnya, hanya versi 3.07. Meskipun begitu, ada beberapa tambahan lain di versi ini.


Berikut perubahan di versi 3.08 :

* Doa setelah adzan (dua.mp3 dalam satu folder dengan shollu )
* Tambahan file “Fix Sound.reg” untuk memperbaiki setting registry
* Tambahan Hot Key menampilkan Shollu (default : Ctrl +Alt+F12 )
* Perbaikan Bug dengan penggunaan CPU
* Perbaikan instalasi untuk setting sound
* Perbaikan dan tambahan kecil lainnya

Download Shollu 3.08


Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik

Sepeti yang saya janjikan pada artikel sebelumnya yaitu tentang Installasi Mikrotik Router, saya akan memberikan artikel tentang bagaimana cara mengkonfigurasi MIkrotik. Untuk kali ini saya akan membahas tentang cara untuk mengkonfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik.

Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik

a. Karena Gateway Mikrotik akan menghubungkan area local dan area public maka pada PC Gateway sudah harus terpasang minimal 2 buah Ethernet Card, dalam hal ini Interface Public dan Interface Local. Sebagai langkah awal kita harus memastikan bahwa kedua interface telah dikenali oleh PC Gateway.

Untuk itu masuk ke sistem mikrotik setelah sebelumnya Login, lalu ketikkan perintah berikut pada prompt :

[admin@MikroTik] > interface ethernet print

Jika kedua interface terdeteksi maka akan tampil seperti terlihat pada gambar


b. Konfigurasi IP Address untuk kedua Interface


2. Konfigurasi IP Address Client-01, cara yang sama dilakukan pada Client-02 dan Client-03, yang berbeda hanyalah IP Address yang diberikan.


3. Menentukan Routing Gateway Mikrotik agar bisa terkoneksi ke Internet

a. Untuk melakukan konfigurasi pada Gateway Mikrotik kali ini kita akan menggunakan Tools bawaan Mikrotik sendiri yang bernama WINBOX, alasan utama menggunakan winbox karena aplikasi tersebut sudah berbasis GUI sehingga lebih mudah dan telah berjalan di atas OS Windows. Cara memperoleh aplikasi winbox yaitu dengan mendownloadnya dari Gateway Mikrotik via Web, untuk itu sebelumnya pastikan dulu PC Client telah terkoneksi ke Gateway Mikrotik. Cara termudah untuk memastikan hal itu adalah dengan melakukan tes PING dari Client ke Gateway Mikrotik, jika sudah ada pesan Reply berarti telah terkoneksi dengan baik. Selanjutnya pada client yang menggunakan OS Windows, buka Internet Explorer atau program Web Browser lainnya lalu pada Address ketikkan alamat IP dari Gateway Mikrotik.



b. Kalau sudah didownload, Jalankan program winbox





c. Setting Routing ke Internet Gateway












Installasi Mikrotik Router




Mikrotik adalah salah satu vendor baikhardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau toolsyang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.

Berikut akan saya paparkan langkah-langkah untuk menginstal mikrotik.

1.  Booting melalui CD-ROM






2. Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang
mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan.



3. Ketik “ i “ setelah selesai memilih software, lalu akan menu
pilihan seperti ini :
- Do you want to keep old configuration ? [ y/n] ketik Y
- Continue ? [ y/n] ketik Y
Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak
perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan
membuat partisi sendiri.



Proses Installasi



4. Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk
merestart system, tekan enter untuk merestart system.

5. Setelah computer booting kembali ke system mikrotik, akan ada
pilihan untuk melakukan check system disk, tekan “ y “ .



6. Setelah itu akan muncul menu login
Mikrotik login = admin
Password = ( kosong , enter saja )



7. Untuk software license tekan “ y “ . Lalu enter beberapa kali
sampai muncul prompt untuk command line.



Mudah to? Manteb to?... silahkan dicoba... untuk konfigurasinya akan saya beri di artikel selanjutnya...

Tutorial Membuat Home Web Server Pakai Speedy

Sumber: Bocah Weblog


Jika kamu ingin membuat web server ini diakses umum dan banyak pengunjung ada beberapa masalah yang akan kamu hadapi terutama dari kecepatan akses webnya. Karena kecepatan upstream internet di Indonesia rata-rata sangat minim dan begitu juga kalau kamu menggunakan koneksi internet speedy.

Note : Sebelum kamu membuat home web server ini kamu harus pastikan dahulu bahwa kamu sudah mengupdate security updates kamu dengan updatean yang terakhir.

Apa saja yang kamu butuhkan jika ingin membuat Web Server..??
Seperangkat Komputer (Dalam tutorial ini cukup dengan menggunakan Windows XP)
Koneksi ADSL, Cable yang unlimited, kenapa gw minta yang unlimited..?? Karena biar webserver ini bisa hidup selama 24 jam. Soalnya jika tidak unlimited nanti bisa-bisa tagihan internetnya bisa jebol dan jika ini terjadi diluar tanggung jawab gw ya huekeke..

Jika kamu sudah punya keduanya. Langkah berikut yang harus kamu punya yaitu disable dan stop firewall komputer kamu. Termasuk windows firewall, skype serta yang lainnya. Karena kalau tidak hal ini kadang bisa membuat Home Webserver kamu tidak berjalan ketika kamu menjalankan proses instalasinya. Dan program ini bisa kamu jalankan kembali ketika kamu sudah selesai proses instalasinya.

Selanjutnya download program Appserv, walaupun masih ada beberapa program lain yang bisa, tapi disini kita coba cara yang lebih mudah saja ya. Setelah selesai download langsung kamu install dan gunakan setingan default.



Lalu buat langkah berikut masukan password kamu, hal ini berfungsi nanti ketika kamu akan membuka halaman phpmyadmin untuk home web server kamu :

Setelah selesai silahkan kamu buka web browser kamu dan ketik halaman :

http://localhost/

Jika sudah tampil seperti gambar diatas, Selamat berarti anda sudah lolos untuk tahap pertama instalasi home web server, jika kamu terhubung dalam satu jaringan dan ada komputer lain didalam satu jaringan kamu silahkan uji dari komputer lain dengan memasukan ip komputer yang sudah kamu install appserv.

Ex : http://192.168.1.10

Jika kamu sudah bisa mengakses halaman web tersebut dari komputer lain dan melihat halaman yang sama berarti berarti kamu sudah siap untuk tahap berikutnya. Yaitu cara biar web server yang kamu bikin tadi bisa di akses dari komputer lain diluar jaringan networking kamu.

Sudah OK..?? sekarang kita lanjut ketahap setingan berikutnya yaitu merubah share document kamu ke folder yang kamu inginkan.

Anggap saja kamu mau mengganti share document kamu ke folder music kamu. Dan semua file music kamu di letakan di c:\BoCaH\music Gunakan text editor Notepad untuk mengedit file configuration yang ada di C:\AppServ\Apache2.2\conf\httpd.conf setelah kamu membuka file configuration ini kemungkinan kamu pasti akan bingung karena begitu panjangnya text didalamnya. Tetapi tidak usah bingung kamu bisa memanfaatkan find yang ada di program notepad tinggal pencet ctrl F lalu kamu tinggal cari kata-kata :

DocumentRoot “C:/AppServ/www”

Lalu ganti menjadi DocumentRoot “C:/BoCaH/music”

Setelah itu rubah directorynya Directory “C:/AppServ/www” menjadi Directory “C:/BoCaH/music”

Jika sudah silahkan save file conf nya. Dan restart apache server kamu.

Start >> Program >> Appserv >> Control Server By Service >> Apache Restart

Lalu coba test kembali di web browser kamu http://localhost dan kamu akan melihat perbubahannya.

Selamat sekarang kamu sudah mempunyai web server sendiri. Jika komputer dan jaringan internet kamu tidak terhalang firewall maka kamu sudah bisa mengakses web server kamu dari komputer lain dan jaringan lain. Kamu bisa memasukan ip koneksi kamu di web browser. Jika kamu tidak tahu berapa ip koneksi internet speedy kamu, kamu bisa melihatnya di What Is My Ip.

Selamat mencoba...




Windows 7 Lebih Murah dari Vista


Microsoft kembali memberikan kabar baik, setelah mengabarkan akan memasarkan Windows 7 pada Oktober mendatang. Microsoft kembali membuat sumringah konsumennya dengan memberi harga lebih murah untuk Windows 7 dibandingkan harga Windows Vista yang dipasarkan sebelumnya.

Microsoft akan membandrol Windows 7 Home Premium versi upgrade, yang diminati kalangan non-bisnis, dengan harga 49,99 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 500 ribu, hingga tangga 11 Juli 2009. Setelah tanggal tersebut, untuk pre-order, harga akan naik menjadi 119,99 dolar AS atau sekitar Rp 1,2 juta. Harga Windows 7 ini 8 persen lebih murah dari Vista untuk versi yang sama, yang dibandrol 159,99 dolar AS atau sekitar Rp 1,6 juta.


Adapun untuk Professional Windows 7 versi upgrade akan dihargai 99,99 dolar AS atau sekitar Rp 1 juta hingga 11 Juli. Setelah itu akan naik menjadi 199,99 dolar AS atau Rp 2 juta. Ini berarti sama dengan harga Vista untuk versi yang sama.

Selain memberikan harga lebih murah untuk versi upgrade, full version Windows 7 juga akan mendapat harga yang lebih murah dibanding Vista. Microsoft akan menjual Windows 7 Home Premium full version seharga 199,99 dolar AS atau sekitar Rp 2 juta, 17 persen lebih murah dibanding Vista. Sedangkan Windows 7 untuk edisi Professional dan Ultimate akan dibandrol masing-masing 299,99 dolar AS dan 319,99 dolar AS. Harga ini sama dengan harga Vista.

Kabar gembira lain, Windows juga akan tersedia dalam bahasa yang lebih lengkap. Rencananya Windows 7 akan tersedia dalam 14 bahasa pada 22 Oktober, dan 21 bahasa pada 31 Oktober mendatang. Jika kabar gembira ini diikuti dengan performance Windows 7 yang yahud, sepertinya konsumen tidak perlu ragu-ragu merogoh dompetnya.

slow but sure,,,,